Orang-orang disini berkeyakinan sulit untuk dapat melihat hilal (bulan sabit) karena banyaknya pabrik, asap dan bangunan. Apa pendapat anda tentang hal ini? Bagaimana bentuk besarnya hilal di awal munculnya?
Alhamdulillah
Tidak sulit melihat hilal ketika telah
terbit. Jika tidak mudah melihatnya di sebagian tempat karena banyaknya
asap, maka tidak sulit melihatnya di tempat lain yang lebih terang. Asap dan
bangunan, meskipun setinggi apapun tidak seperti mendung dan awan dalam
menutupi hilal. Sementara Nabi sallallahu alaihi wa sallam telah
memberitahukan kepada kita bahwa ketika ada yang menghalangi kita untuk
memandangnya, maka kita menyempurnakan bilangan bulan Sya’ban menjadi tiga
puluh hari.
Jadi, hilal dapat dilihat di sela-sela asap
dan bangunan, maka hendaklah berpuasa karena melihatnya. Atau melihatnya di
tempat lain yang lebih terang, maka berpuasa kerena melihatnya. Atau kalau
benar-benar terhalang dan kita tidak dapat melihatnya, maka kita
menyempurnakan bilangan bulan Sya’ban tiga puluh hari.
Bentuk hilal di awal munculnya sangat kecil
sekali, tidak dapat dilihat kecuali orang yang pandangannya tajam.
Wallahu’alam
Silahkan lihat tambahan dari jawaban di no.
1902,
1248,
1226.
