Allah telah mengkaruniai aku seorang putri, sekarang berumur 3 bulan. Akan tetapi saya belum menyembelih aqiqah dan belum bersodakah pengganti untuknya. Apakah saya berdosa dan apa solusinya?
Alhamdulillah
Aqiqah hukumnya sunah muakkad.
Tidak berdosa bagi orang yang meninggalkannya. Hal itu sebagaimana yang
diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Amr bin Syu’aib dari ayahnya saya kira dari
kakeknya berkata, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ
وُلِدَ لَهُ وَلَدٌ فَأَحَبَّ أَنْ يَنْسُكَ عَنْهُ فَلْيَنْسُكْ ، عَنْ
الْغُلامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ ، وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ .(الحديث حسنه
الألباني في صحيح أبي داود).
“Siapa yang dikarunia seorang
anak, dan dia ingin menyembelih untuknya, hendaknya dia menyembelih. Untuk
anak lelaki dua kambing yang cukup. Dan untuk anak wanita satu kambing. (Hadits
dihasankan oleh Albany di Shahih Abi Dawud).
Nabi sallallahu alaihi wa
sallam mengaitkan perintahnya berdasarkan keinginan pelakunya. Ini sebagai
dalil bahwa ia adalah sunah bukan wajib. (Silahkan lihat Tuhfatul Maudud,
hal. 157).
Akan tetapi seorang muslim
hendaknya jangan meremehkannya berdasarkan sabda Nabi sallallahu alaihi wa
sallam:
كل غلام رهين
بعقيقته تذبح عنه يوم سابعه ويحلق رأسه ويسمى (رواه النسائي، رقم 4220 وأبو
داود، رقم 2838 والترمذي، رقم 1522 وابن ماجه، رقم 3165 وصححه الألباني في
صحيح أبي داود)
“Setiap bayi tergadaikan
dengan aqiqahnya, disembelih untuknya pada hari ketujuh,
digundul kepalanya dan diberi nama.”
(HR. Nasa’i, no. 4220, Abu Daud, no. 2838, Tirmizi, no. 1522, Ibnu Majah,
3165, dinyatakan shahih oleh Albany di Shahih Abi Dawud).
Selayaknya anda melakukan
aqiqah sekarang, yaitu dengan menyembelih seekor kambing dengan niat aqiqah.
Terdapat dalam Fatawa Lajnah
Daimah (11/934): Aqiqah Sunnah muakkadah, untuk anak lelaki dua kambing
dengan syarat yang sama seperti untuk kurban. Sedangkan untuk anak wanita
satu kambing. Disembelih pada hari ketujuh, kalau diakhirkan dari hari
ketujuh, dibolehkan disembelih kapanpun waktunya. Tidak berdosa jika ditunda.
Yang lebih utama disegerakan jika hal itu memungkinkan.”
Peringatan: Ungkapan anda
‘Saya belum bersodakah pengganti darinya’ seyogyanya diketahui bahwa sadakah
dengan uang tidak dapat mengganti posisi aqiqaah. Karena maksud dari aqiqah
adalah mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala dengan menyembelih. (Silakan
merujuk soal no. 34974)
Wallahu a’lam
.
