Apa solusi lemah iman setelah seseorang bertakwa kepada Allah kemudian ditimpa kemalasan sampai dia tidak mampu membaca Al-Qur’an.

Alhamdulillah

Kebosanan itu ada sebabnya yang (harus diketahui) sebelum
mencari solusi dan memikirkan untuk mengenalnya. Serta mengetahui metode
solusi kebosanan.

Diantara sebab-sebabnya adalah lemahnya hubungan dengan Allah
ta’ala. Malas dalam ketaatan dan beribadah. Berteman dengan orang yang lemah
kemauan. Sibuk dengan dunia dan kenikmatannya. Tidak memikirkan akhir dunia
sehingga lemah dalam mempersiapkan bertemu dengan Allah ta’ala.

Sementara cara solusi seorang muslim yang ditimpa kemalasan
dalam taat dan beribadah dengan berbagai hal berikut ini:

1. Memperkuat hubungan dengan Tuhannya. Hal itu dengan
membaca Qur’an, dengan tafakur dan tadabur. Merasakan keagungan Allah,
keagungan kitab-Nya, tafakur keagungan nama, sifat dan perbuatan-Nya.

2. Senantiasa melakukan amalan sunah. Meskipun sedikit.
Diantara sebab terbesar seorang muslim ditimpa kebosanan adalah terlalu
semangat dan kebanyakan dalam ketaatan pada permulaan jalan. Hal ini bukan
petunjuk Nabi sallallahu alaihi wa sallam, juga bukan wasiatnya kepada
umatnya. Dimana Aisyah radhiallahu anha menceritakan sifat Nabi dengan
‘Ajek’ maksudnya terus menerus tidak terputus. Nabi sallallahu alaihi wa
sallam juga memberitahukan kepada kita bahwa amalan yang paling dicintai
adalah yang konsisten meskipun sedikit. Kalau seorang muslim menginginkan
agar tidak ditimpa kebosanan, hendaknya menjaga amalan sedikit yang langgeng
itu lebih baik dari pada banyak tapi terputus.

3. menjaga berteman dengan orang sholeh yang semangat.
Berteman dengan orang yang mempunyai semangat kuat, akan menambah semangat
anda. Pemalas, tidak rela berteman dengan pemilik semangat kuat. Carilah
teman yang mempunyai semangat untuk menghafal, mencari ilmu dan berdakwah di
jalan Allah. orang seperti itu akan menyemangati anda dalam beribadah dan
menunjukkan kebaikan kepada anda.

4. Membaca kitab khusus biografi pemilik semangat kuat. Agar
anda mengambil contoh dalam perjalan anda kepada Allah. diantara kitab ini
adalah ‘Uluwwul Himmah (Semangat kuat)’ karangan Sykeh Muhammad bin Ismail
Al-Muqodam. Dan kitab ‘Shalahul Ummah Fi Uluwwil Himmah (Kebaikan umat pada
semangat kuat)’ Karangan Syekh Sayyid Affani.

5. Kami wasiatkan anda berdoa. Terutama di tengah malam
akhir. Tidak rugi orang yang kembali kepada Tuhannya dan memohon kepada
tuan-Nya agar konsisten dalam ketaatan dan membantu dalam pelaksanaan
terbaik.

Kita memohon kepada Allah agar memberi taufik kepada anda
dalam menggapai keredhoan-Nya, menunjukkan anda kepada akhlak, ucapan dan
perbuatan yang mulia.

Wallahua’lam
.