Kami di sini di Afrika Selatan, jika seorang remaja laki dan perempuan memasuki usia 21 tahun, masyarakat merayakannya dan membacakan Al-Quran dengan memasak aneka macam makanan serta berkumpul dan memberikan kunci remaja yang berusia 21 tahun. Apakah perkara ini dibolehkan dalam Islam?

Alhamdulillah

Apa yang
anda sebutkan berupa perayaan dengan mambaca Al-Quran apabila seorang remaja
memasuki usia 21 tahun adalah perkara yang tidak ada landasannya dalam
syariat. Tapi dia merupakan bidah dan sikap menyerupakan perbuatan orang
Nashrani. Terdapat riwayat shahih dari Aisyah radhiallahu anha, sesungguhnya
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد (رواه مسلم وأحمد في المسند)

“Siapa yang
beramal dengan amal yang tidak bersumber dari perkara (agama) kami, maka dia
tertolak.” (HR. Muslim dan Ahmad dalam musnadnya)

Abu Daud pun
meriwayatkan dari Umar radhiallahu anha, sesungguhnya Nabi shallallahu
alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تشبَّهَ بقوْمٍ فهُو مِنهُم

“Siapa yang
menyerupai suatu kaum, maka dia bagian dari mereka.” (HR. Abu Daud, no.
3512, dinyatakan shahih oleh Al-Albany)

Kita mohon
taufiq dari Allah Taala, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi
kita Muhammad beserta keluarga dan para shahabatnya.