Saya melihat di Maroko mereka datang dari ujung Eropa untuk krestenisasi. Mereka meniggalkan negara dan kesenangan. Mereka sibuk apa yang di dapatkan dari kebudayaan secara materi kemajuan dalam melayani aqidah mereka. Mereka mengelilingi hal itu dari Afrika dari segala penjuru. Maha benar Allah dalam firman-Nya:

“ولا يزالون يقاتلونكم حتى يردوكم عن دينكم إن استطاعوا”

“Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup.” QS. Al-Baqarah: 217

Saya ingin spesialisasi dalam menghadapi orang Kristen. Dengan belajar (khususs) tentang Kristologi. Saya melihat kita sangat membutuhkan spesialisasi seperti ini. Terutama di negara kita, saya telah mendengar dari sebagian pemuda menggantungkan salib dan memakai pakaian yang ada tanda salibnya. Saya memohon kepada anda arahan agar belajar saya tentang Kristologi lebih mantap. Secara umum saya mohon dari anda menaruh program yang mencakupn ilmu agama dan agama Kristen. Terima kasih

Alhamdulillah

Apa
yang anda sebutkan maraknya kegiatan dari sebagian misionaris dan semangat
mereka dalam bepergian dan pengorbanan telah diketahui dan dikenal. Kalau
kondisi mereka seperti ini, padahal mereka berdakwah kepada kebatilan dan
berusaha dalam kebatilah. Bagaimana bagi orang Islam yang telah Allah
berikan kemulyaan dengan hidayah. Diberi kenikmatan istiqomah, mengetahui
jalan kebenaran dan kejujuran. Tidak diragukan lagi, hal itu lebih utama
untuk bersegera dan bergerak dengan semangat dan sungguh-sungguh.
Mencurahkan yang terbaik dalam menyebarkan jalan agama. Mengajarkan orang,
memberi petunjuk kepada manusia. Baik mereka orang Kristen atau lainnya.
Dimana Nabi sallallahu alaihi wa sallam telah bersabda:

( انْفُذْ عَلَى رِسْلِكَ حَتَّى تَنْزِلَ بِسَاحَتِهِمْ ثُمَّ
ادْعُهُمْ إِلَى الْإِسْلَامِ وَأَخْبِرْهُمْ بِمَا يَجِبُ عَلَيْهِمْ
فَوَاللَّهِ لَأَنْ يَهْدِيَ اللَّهُ بِكَ رَجُلًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ
يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ
)

رواه البخاري (3009) ومسلم (2406

“Berjalanlah dengan tenang dan sopan sampai turun di tamannya. Kemudian
ajaklah mereka ke agama Islam dan beritahu kepada mereka apa yang diwajibkan
atas mereka. Demi Allah, kalau sekiranya anda dapat memberi petunjuk kepada
seseorang itu lebih baik bagi anda dari pada unta merah.” HR. Bukhori,
(3009) dan Muslim, (2406).

Jalan dakwah ini adalah jalan para Nabi dan Rasul. Karena mereka lebih
sayang kepada makhluk, lebih menjaga untuk memberikan petunjuk kepada orang.
Akan tetapi jalan yang membutuhkan bekal ilmu, kesabaran dan keyakinan.
Sunggah bagus sekali pertanyaan anda terkait cara khusus dalam menghadapi
orang Kristen. Karena sebagian orang berkecimpung dalam kesibukan ini tanpa
ada persiapan. Terkadang hal itu dapat menjadikan lari seterunya atau
menambah kuat berpegang terhadap kebatilan. Terkadang menjadikan dia lemah
dan masuk keraguan padanya.

Oleh karena itu
bagi mujahid di jalan Allah, yang berkecimpung berdakwah kepada mereka
dibutuhkan bekal berikut ini:

1. Belajar aqidah
yang benar dari sumber terpercaya lewat tangan ahli ilmu kalau memungkinkan
hal itu

2. Menimbah ilmu
agama yang dapat membetulkan ibadah dan muamalahnya. Karena mempelajari hal
ini termasuk kewajiban kepada individu. Dan kewajiban ini lebih dikedepankan
daripada kewajiban berdakwah kepada orang lain. Telah ada penjelasan manhaj
yang harus dilalui pencari ilmu, kitab-kitab terpenting yang dibutuhkan
waktu belajar, silahkan merujuk soal no. 14082. Soal
no. 20191 dan soal no. 21590.

3. Memperhatikan
rujukan Islam spesial dalam berdakwah kepada orang Kristen dan penjelasan
kondisinya, menyingkap syubhatnya. Dan rujukan tersebut banyak. Diantaranya,
kitab ‘Al-Jawabus Shoheh Liman Baddal Dinil Masih’ karang Syeikhul Islam
Ibnu  Taimiyah rahimahullah. ‘Hidayatul Hayari Fi Ajwibatil Yahudi Wan
Nasoro’ Karangan Ibnu Qoyim. ‘Idharul Haq’ Karangan Rahmatullah Al-Hindi.
‘Munadoroh Bainal Islam Wan Nasoro’ karangan Sykeh Muhammad Jamil Gozi.
‘Aqoid Watsaniyah Fi Diyanah Nasroniyah’karangan Muhammad Tohir Tanir.
Ceramah-ceramah tentang Nasroni karangan Syekh Abu Zahrah. ‘Mausuah
Muyassarah Fi Adyan Wal Mazahib Muasorah’, Nasroniyyah Min Tauhid Ila
Tastlits’ karangan Dr. Muhammad Ahmad Al-Haj. ‘Muhammad Fil Kutub Al-Muqoddas’
Prof. Abdul Ahad Dawud. ‘Dirosat Fil Adyan’ Yahudi wan Nasroni karangan Dr.
Saud Khalaf. ‘Rasail Wal Munadorat’ Syekh Ahmad Dedat. Sebagaimana
memungkinkan mengambil faedah pada sebagian website khusus ini diantaranya:


http://www.alhakekah.com/


http://www.ebnmaryam.com/web/


http://www.khayma.com/nsara/

4. Orang yang
berdebat hendaknya membekali dengan adab yang moderat. Melihat seterunya
dengan penuh kasih dan sayang. Dia ingin sangat menjaga untuk mendapat
petunjuk. Bersungguh-sungguh dalam menyampaikan kebenaran. Seperti dokter
yang sayang mengobati pasiennya dan tidak menghinanya. Jangan merasa lebih
tinggi dan sombong bahkan berdakwah ke jalan Tuhannya dengan bijaksana serta
mauidhoh hasanah. Dan berjidal (berdebat) secara baik. Sebagaimana
Firman-Nya:

(وَلَا تُجَادِلُوا أَهْلَ الْكِتَابِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ
أَحْسَنُ إِلَّا الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ وَقُولُوا آمَنَّا بِالَّذِي
أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَأُنْزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَهُنَا وَإِلَهُكُمْ وَاحِدٌ
وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ
)

العنكبوت/46

“Dan
janganlah kamu berdebat denganAhli Kitab, melainkan dengan cara yang paling
baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: “Kami
telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang
diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya
kepada-Nya berserah diri.” QS. AL-Ankabut: 46

Qurtubi dalam tafsirnya mengatakan, “Diperbolehkan (berdebat)  ahli kitab
dengan yang lebih baik yang bermakna berdoa kepada Allah untuk mereka. Dan
memperhatikan atas hujah dan ayatnya. Berharap sambutan mereka kepada
keimanan. Bukan dengan cara kasar dan kebencian.” Selesai

Banyak dari kalangan orang Kristen ketika memperhatikan hujah (dalil) orang
Islam, mengetahui kecurangan yang ada, dia beriman dan mendapatkan petunjuk,
berhasil dan beruntung. Sehingga metode terbaik dalam berdakwah mempunyai
dampak yang besar akan hal itu.

Kita kembali dan menguatkan sekali lagi disini akan urgensi berbekal dengan
ilmu agama. Dan mempelajari dengan spesialisasi (khusus) dalam masalah ini.
Sehingga sekarang sudah menjadi disiplin ilmu tersendiri. Dan di negara
barat. Sebelum anda memasukinya. Karena kalau anda sudah memasukinya dalam
bidang ini sebelum layak dan belajar yang cukup, akan berbalik kepada
pelemahan anda ke agama benar yang anda ingin menyebarkan dan menjaganya.

Bersungguh sungguhlah berhubungan dengan para pakar yang terpercaya agama
dan ilmunya di negara anda, agar dapat membantu anda dalam masalah ini dan
memberi arahan apa yang dibutuhkannya.

Kita memohon kepada Allah agar anda mendapatkan taufik dan
pertolongan, ketetapan dan petunjuk.

aWallahu
a’lam .