Kami telah melakukan thawaf wada’ (perpisahan) sebanyak enam kali putaran di sekitar Ka’bah (pelataran bawah) dengan kondisi sangat penuh sesak, lalu kami naik ke lantai atas untuk menyempurnakan sisanya, di sela-sela hal itu kami telah meminum air zam-zam. Sebagian orang berkata kepada kami: “Thawaf dan haji anda tidak sah”.

Alhamdulillah

Jika kenyataannya seperti
yang diceritakan, maka haji dan thawaf anda keduanya tetap sah, tidak
masalah jika anda menyempurnakan thawaf putaran yang ke tujuh di lantai atas
Masjid, juga tidak masalah jika thawaf anda –dari thawaf yang keenam dan
ketujuh- dipisah dengan shalat, dengan minum atau dengan berbicara.

Petunjuk itu datang dari
Alloh, semoga shalawat dan salam terhaturkan kepada Nabi kita Muhammad,
keluarga dan para sahabatnya.

(Lajnah Daimah Lil Buhuts
Ilmiyah wal Ifta’)

(Syeikh Abdul Aziz bin
Abdullah bin Baaz, Syeikh Abdur Razzaq Afifi, Syeikh Abdullah bin Ghadyan,
Syeikh Abdullah bin Qu’uud).