Apakah lelaki dibolehkan bertakziyah kepada wanita atau wanita bertakziyah kepada lelaki?
Alhamdulillah
Takziyah seorang muslim kepada saudaranya itu sunnah, dan ini
mencakup lelaki maupun perempuan. Akan tetapi agama diajarkan untuk menutup
pintu fitnah dan menolak keburukan dan kemungkaran semaksimal mungkin.
Takziyah lelaki kepada wanita atau sebaliknya bisa jadi tempat masuknya
setan. Oleh karena itu para ulama menegaskan seorang lelaki tidak boleh
bertakziyah kepada wanita muda kecuali mahramnya. Sementara kalau wanita
tua, sebagian ulama membolehkannya. Karena dia tidak seperti gadis yang
dikhawatirkan terjadinya fitnah. Meskipun begitu, yang lebih utama adalah
meninggalkan takziyah itu juga.
Terdapat dalam buku Al-Gurur Al-Bahiyyah, 2/124: “Seorang
gadis tidak boleh ditakziyahi oleh lelaki kecuali dia mahramnya atau
suaminya.”
Dalam Hasyiyah Ibnu Abidin rahimahullah berkata dalam Syarh
Al-Maniyyah, “Dianjurkan bertakziyah baik untuk lelaki maupun perempuan yang
tidak ada fitnah.” (Raddul Mukhtar, 2/240)
Sahnun rahimahullah berkata, “Gadis tidak ditakziyahi,
sementara wanita tua ditakziyahi. Akan tetapi kalau ditinggalkan itu lebih
baik.” (Al-Mawahibul Jaliyyah, 2/230 silahkan dilihat Ad-Dakhiroh, 2/481)
Ibnu Qudamah rahimahullah berkata, “Lelaki asing tidak
(diperkenankan) takziyah kepada para pemudi dikhawatirkan terjadi fitnah.”
(Al-Mughni, 2/212)
Wallahu a’lam
.
