Apakah saya boleh memiliki satu kitab Injil untuk mengetahui Kalamullah kepada Nabi Isa, dan apakah Injil yang ada sekarang itu asli ? karena saya pernah mendengar bahwa Injil yang Asli itu tenggelam di Laut Furat ?
Segala puji hanya milik Allah
semata,
Tidak boleh memiliki sedikitpun
dari Kitab-kitab masa lampau yang disebutkan oleh Al-Qur’an, baik Injil,
Taurat maupun yang lainnya karena dua sebab :
Pertama : Karena segala sesuatu
yang bermanfaat telah Allah terangkan dalam Al-Qur’an
Kedua : Apa yang ada dalam Al-Qur’an sudah
cukup dari pada Kitab-kitab masa lalu berdasarkan firman Allah : “
Diturunkan Al-Kitab ( Al-Qur’an ) dengan benar. Yang membenarkan diantara (
Kitab-kitab masa lalu ) yang ada di tangannya “.
Semua kebaikan dan apa yang ada dalam
Kitab-kitab masa lalu sudah ada di dalam Al-Qur’an. Sementara perkataan
penanya bahwa dia ingin mengetahui Kalamullah kepada hamba dan utusan-Nya
Isa ‘alaihissalam, maka apa yang bermanfaat darinya, telah ada dalam Al-Qur’an
tidak perlu lagi mencari yang lainnya.
Begitu juga Injil yang ada sekarang juga
sudah berubah. Dengan dalil bahwa empat kitab Injil antara satu dengan yang
lainnya saling berbeda tidak ada satupun yang menjadi pegangan. Sementara
Tolibul ilmu ( pencari ilmu ) yang dia mempunyai kapasitas keilmuan bisa
membedakan antara yang benar dengan yang batil, maka tidak mengapa untuk
mempelajarinya agar bisa membantah kebatilan yang ada dan menjadi alasan
kuat mengalahkan para pemeluknya.
Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah
.
