Saya berpuasa empat hari di bulan Ramadan. Lalu saya kedatangan haidh. Setelah hari-hari haidh berlalu, saya mandi dan mulai berpuasa. Akan tetapi berikutnya menetes beberapa tetes darah dan tidak berhenti. Ketika saya mandi lagi dan berpuasa, keluar lagi sepanjang bulan Ramadan. Apa jawaban dalam masalah ini?

Alhamdulillah

Jika kenyataannya seperti apa yang disebutkan, maka tetesan
darah yang keluar setelah bersuci dari kebiasaan haidnya, tidak dianggap
haidh. Karena dia bukan darah yang terus menerus, maka tidak dianggap dengan
hukum haidh. Wajib bagi anda untuk berpuasa, shalat dan berwudhu untuk
setiap waktu shalat selama tetesan darah itu terus keluar, sebagaimana
halnya wanita yang terkena istihadhah dan orang yang mengalami beser. Puasa
anda pada hari-hari tersebut dianggap sah.

Wabillahittaufiq wa shallallahu alaa nabiyina Muhammadin wa
aalihi wa shahbihi wa sallam.

Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Buhuts Wal Ifta; Syekh Abdulaziz bin
Abdullah bin Baz, Syekh Abdulaziz Alsyekh, Syekh Shaleh Alfauzan, Syekh
Bakar Abu Zaid.