Suamiku memberitahukan aku tentang pintu Ridwan yang dibuka selama Ramadan saja. Yang aku ketahui bahwa apabila pintu ini dibuka, Allah mengucurkan kemurahan-Nya. tolong jelaskan ungkapan ini dan tolong dibimbing agar kami dapat memahami masalah ini lebih bagus lagi.
Alhamdulillah
Pertama,
Allah mewajibkan umat Islam berpuasa di bulan Ramadan serta
menjanjikan pahala yang berlimpah bagi orang-orang yang berpuasa. Karena
pahala puasa sangat agung, Allah tidak menentukan jumlah pahalanya, akan
tetapi Allah berfirman dalam hadits qudsi;
إلا الصوم فإنه لِي وأنا أجزي به
“Kecuali puasa, maka ia untuk-Ku dan Saya yang akan memberi
pahalanya.”
Keutamaan bulan Ramadan banyak sekali, di antaranya Allah
sediakan bagi orang-orang puasa pintu Ar-Rayyan. Nama ini yang ada dalam
hadits muttafq alaihi dari hadits Sahl radhiallahu anhu dari Nabi
sallallahu’alaihi wa sallam, beliau bersabda:
إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ يَدْخُلُ
مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ
غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ
أَحَدٌ غَيْرُهُمْ فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ
(رواه البخاري، رقم 1763 ، ومسلم، رقم 1947)
“Sesungguhnya
di surga ada pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Orang-orang yang berpuasa di
hari kiamat masuk dari pintu itu. Tidak dibolehkan seorang pun memasukinya
selain meraka. Lalu dikatakan, ‘Dimana orang-orang yang berpuasa?’ Mereka
pun bangkit, tidak ada seorang pun yang masuk kecuali dari mereka. Ketika
mereka telah masuk, (pintunya) ditutup dan tidak seorang pun masuk lagi.”
(HR. Bukhari, 1763. Muslim, 1947)
Di antara hadits yang menjelaskan pahala puasa adalah, ‘Dari
Abu Salamah dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa
sallam bersabda,
مَنْ صَامَ
رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
(رواه البخاري،الإيمان/37)
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dalam keadaan iman dan
mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR.
Bukhari, Iman/ 37)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata, Rasulullah
sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Allah berfirman,
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي
وَأَنَا أَجْزِي بِهِ وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ
أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ
قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ
بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ
الْمِسْكِ لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ
وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ (رواه البخاري، رقم 1771 )
“Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa.
Sesungguhnya dia untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah
tameng, kalau salah di antara kalian ada yang berpuasa, maka janganlah
berkata jorok dan jangan berbicara keras. Kalau ada orang yang menghinanya
atau hendak menyakitinya, maka katakanlah, ‘Sungguh aku sedang berpuasa.’
Demi jiwa Muhammad yang ada di tangan-Nya. Bau mulut orang berpuasa lebih
wangi di sisi Allah dibandingkan bau minyak kasturi. Bagi orang berpuasa
akan mendapatkan dua kegembiraan; Gembira ketika berbuka dan gembira dengan
puasanya ketika bertemu dengan Tuhannya.” (HR. Bukhari, no. 1771)
Kedua,
Telah diketahui bahwa surga mempunyai banyak pintu
sebagaimana Firman Allah Ta’ala:
جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ
وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ وَالْمَلائِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ
مِنْ كُلِّ بَابٍ (سورة الرعد: 23)
“(yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke
dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya,
isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke
tempat-tempat mereka dari semua pintu.” (QS. Ar-Ra’du: 23)
Dan firman-Nya, ‘Dan
orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam surga
berombong-rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu
sedang pintu-pintunya telah terbuka, berkatalah kepada mereka
penjaga-penjaganya: “Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu!
maka masukilah syurga ini, sedang kamu kekal di dalamnya.”
(QS. Az-Zumar: 73)
Telah ada dalam sunnah yang shoheh pintunya
ada delapan.
Dari Shal bin Sa’d radhiallahu anhu dari Nabi sallallahu
alaihi wa sallam, beliau bersabda:
في الجنة ثمانية أبواب فيها باب يسمى الريان لا يدخله إلا
الصائمون (رواه البخاري، رواه 3017 )
“Di surga ada delapan pintu. Di antaranya ada pintu yang
dinamakan Ar-Rayyan. Tidak dibolehkan memasukinya kecuali orang-orang yang
berpuasa.” (HR. Bukhari, no. 3017)
Dan dari Ubadah radhiallahu anhu dari Nabi sallallahu’alahi
wa sallam, beliau bersabda;
من شهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأن محمدا عبده
ورسوله وأن عيسى عبد الله ورسوله وكلمته ألقاها إلى مريم وروح منه والجنة حق
والنار حق أدخله الله الجنة من أبواب الجنة الثمانية أيها شاء على ما كان من
العمل (رواه البخاري، رقم 3180 ومسلم، رقم 41)
“Barangsiapa bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah saja,
tidak ada sekutu bagi-Nya dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, Isa
adalah hamba dan utusan-Nya serta Kalimat yang ditiupkan kepada Maryan dan
Ruh dari-Nya. Surga adalah benar, neraka adalah benar. Maka Allah akan
memasukkannya ke surga yang pintunya ada delapan, mana saja yang dia
inginkan, apapun amal yang dilakukannya.” (HR. Bukhari, no. 3180 dan Muslim,
no. 41)
Di antara kemuliaan Allah terhadap umat ini, (Allah) membuka
semua pintu surga di bulan Ramadan, bukan hanya satu pintu. Barangsiapa yang
mengatakan bahwa surga ada pintu yang bernama ‘Pintu Ridwan’ maka dia harus
menghadirkan dalil.
Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu
berkata, Rasulullah sallallahu’alaihi wasallam bersabda:
إذا دخل رمضان فتحت أبواب الجنة وغلقت أبواب جهنم وسلسلت
الشياطين (رواه البخاري، رقم 3035 ومسلم، رقم 1793 )
”Apabila datang bulan Ramadan, pintu-pintu
surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu.” (HR.
Bukhari, no. 3035 dan Muslim, no. 1793)
Kami memohon kepada Allah agar dimasukkan ke
dalam Surga yang penuh kenikmatan. Shalawat semoga terhaturkan kepada Nabi
kita Muhammad.
