Penjelasan Lajnah Daimah Lil Ifta (Lembaga Fatwa Arab Saudi) Seputar Masalah Yang Terjadi Di Gazza Berupa Pembunuhan, Blokade dan Pengusiran
Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta
Arar Saudi mengeluarkan penjelasa resmi seputar kejadian di Gaza berupa
blokade dan pengusiran. Berikut isinya;
“Segala puji Allah Tuhan
semesta alam, shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Nabi dan Rasul
paling mulia, Nabi Muhammad beserta keluarga dan para shahabatnya dan siapa
saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.
Wa ba’du;
Sesungguhnya Al-Lajnah Ad-Daimah
Lil Buhuts Al-Ilmiyah Wal Ifta Di Arab Saudi memantau dengan perasaan sedih
dan pedih apa yang dialami saudara kami kaum muslimin di Palestina dan di
Gaza secara khusus berupa tindak kejahatan, pembunuhan terhadap anak-anak
dan wanita serta berbagai pelanggaran HAM, dirobohkannya rumah-rumah dan
berbagai instalasi serti terror terhadap orang-orang tak berdoa. Tak
diragukan lagi, ini semua adalah tindakan kejahatan, kezaliman terhadap
bangsa Palestina.
Peristiwa menyedihkan ini
menuntuk setiap kaum muslimin untuk membela saudara-saudara mereka di
Palestina serta tolong menolong untuk membantu mereka dan berusaha
sungguh-sungguh menhilangkan kezaliman dengan berbagai sebab dan cara yang
mungkin sebagai wujud dari ukhuwah Islamiyah serta ikatan iman. Allah Taala
berfirman,
Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ (سورة الحجرات: 10)
“Orang-orang beriman itu
Sesungguhnya bersaudara.” SQ. Al-Hujurat: 10
Dia juga berfirman,
وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء
بَعْضٍ (سورة التوبة: 71)
“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan,
sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. “ SQ.
At-Taubah: 71
Nabi shallallahu alaihi wa
sallam bersabda,
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ
بَعْضًا وشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ (متفق عليه)
“Mukmin dengan mukmin
lainnya, bagaikan satu bangunan yang satu sama lain saling menguatkan.” Lalu
beliau merangkai jemarinya.” (Muttafaq alaih)
Beliau juga bersabda,
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ
وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ
سَائِرُ الْجَسَدِ بالْحُمَّى و السَّهَرِ (متفق عليه)
“Perumpamaan orang-orang
beriman dalam cinta dan kasih sayangnya bagaikan satu tubuh. Jika salah satu
anggota tubuh mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasakan demam dan
tidak dapat tidur.” (Muttafaq alaih)
الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ
وَلَا يُسْلِمُهُ وَلَا يَحْقِرُهُ (رواه مسلم)
“Muslim adalah saudara muslim
lainnya, dia tidak menzaliminya, tidak meninggalkannya dan tidak
menghinakannya.” (HR. Muslim)
Pembelaan terhadap mereka
mencakup berbagai aspek sesuai kemampuan dan mempertimbangkan kondisi, baik
bersifat materi atau maknawi. Baik dari kaum muslimin secara umum berupa
harta, makanan, obat, pakaian dan lainnya. Atau dari sisi pemerintahan Islam
dengan memberikan kemudahan sampainya bantuan untuk mereka serta sikap yang
jelas untuk menolong mereka dan mengatasi problema mereka dalam berbagai
pertemuan, konferensi, baik iternasional atau lokal. Semua itu merupakan
bentuk saling tolong menolong dalam kebaikan dan takwa yang diperintahkan
dalam firman Allah Ta’ala,
وَتَعَاوَنُواْ عَلَى الْبرِّ وَالتَّقْوَى (سورة المائدة: 2)
“Dan tolong-menolonglah kamu
dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.” SQ. AL-Maidah: 2
Termasuk di antara
pembelaannya adalah memberikan nasehat kepada mereka dan apa saja yang
terkait untuk kebaikan mereka. Yang sangat penting juga adalah mendoakan
mereka sepanjang waktu agar penderitaan mereka diangkat dan kesuitan mereka
diatasi serta kehidupan mereka kembali membaik serta perbuatan dan perkataan
mereka diberikan kebenaran.
Kami nasehatkan kepada kaum
muslimin di Palestina untuk bertakwa kepada Allah Ta’ala dan kembali
kepadaNya. Kami juga nasehatkan agar mereka bersatu di atas kebenaran dan
meninggalkan permusuhan dan pertikaian di antara mereka sehingga memberika
kesepatan musuh untuk meningkatkan kejahatannya dan meremehkan mereka
Kamu anjurkan agar
saudara-saudara kami untuk melakukan sebab-sebab untuk mengatasi penyerbuan
mereka terhadap tanah air mereka disertai dengan keikhlasan dalam beramal
karena Allah Ta’ala, mencari ridhanya dan minta tolong dengan sabar dan
shalat serta bermusyawarah kepada para ulama, ilmuan dan orang-orang bijak
dalam semua perkara mereka. Karena itu semua merupakan tanda-tanda
mendapatkan taufiq dan kebenaran.
Kami juga serukan kepada para
cerdik pandai di masyarakat internasional untuk memperhatikan bencana ini
dengan pandangan mata hati dan objektifitas agar bangsa Palestina diberikan
hak-haknya, dihindari dari kezaliman sehingga mereka dapat hidup dengan
mulia. Pada waktu bersamaan kami ucapkan terimakasih kepada siapa saja yang
telah berjasa dalam membela dan membantu mereka, baik dalam tataran Negara
atau individu.
Kami mohon kepada Allah
dengan nama-namaNya yang mulia dan sifat-sifatNya yang agung semoga nestapa
dijauhkan dari umat ini dan dimuliakan agamaNya serta tinggikan kalimatnya
dan tolong pada waliNya, sedangkan musuh-musuhnya dikalahkan, rencana mereka
dapat digagalkan dan kaum muslimin selamat dari kejahatan mereka. Allah Maha
Pelindung dan Maha Kuasa.
Semoga shalawat terlimpahkan
kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam beserta para shahatnya,
keluarganya dan para pengikutnya hingga akhir zaman.
Mufti Kerajaan Arab Saudi
Ketua Majelis Ulama
Syekh Abdulazzi bin Abdullah
bin Muhammad Alu Syaikh.
