Jika orang yang hendak shalat Isya datang ke masjid saat jamaah sedang melaksanakan shalat. Ternyata kemudian jelas baginya bahwa mereka sedang melaksanakan shalat Taraweh, maka diapun ikut bersama mereka. Kemudian setelah itu dia shalat Isya. Apakah dibolehkan shalat Isya setelah Taraweh? Apakah boleh shalat Taraweh sebelum Isya?
Alhamdulillah
“Kesimpulannya, sunah Taraweh dilakukan setelah Isya. Qiyamullail di bulan
Ramadan dilakukan setelah Isya. Akan tetapi ini adalah shalat sunah, maka
shalat dia bersama mereka sebelum shalat Isya dianggap sebagai shalat sunah
di antara Maghrib dan Isya. Sedangkan shalat Isya yang dia lakukan dianggap
sah. Akan tetapi, yang lebih utama adalah dia memulai shalat fardhu dahulu,
kemudian shalat Taraweh bersama mereka. Inilah yang seharusnya dilakukan
agar dia dapat menunaikan sunah dalam pelaksanaan shalat fardhu.
Seandainya dia shalat
bersama mereka dengan niat shalat fardhu, lalu ketika imam salam dari shalat
Taraweh, dia bangun dan menyempurnakan shalat fardhunya, maka hal tersebut
dianggap sah. Seandainya pada dua rakaat pertama tadi imam niat shalat
Taraweh sedangkan dia shalat fardhu, kemudian ketika imam salam dia
menyempurnakan shalatnya, maka hal itu dianggap sah.
Kesimpulannya adalah, tidak
ada masalah dalam hal ini insya Allah. Shalatnya Isyanya sah, shalat
tarawehnya (yang dilakukan sebelum shalat Isya) juga sah dan dianggap shalat
sunah biasa, bukan shalat Taraweh, bukan qiyam Ramadan yang dikenal. Karena
qiyam Ramadan, seharusnya dilakukan setelah shalat Isya, sedangkan dia
melakukannya sebelum shalat Isya. Maka dia termasuk shalat sunah yang
dilakukan antara Maghrib dan Isya.”
Syekh Abdul Aziz bin Baz,
rahimahullah.
