Apa hukum berpatokan dengan doa tertentu untuk setiap putaran tawaf dan sai?
Alhamdulillah
Tidak ada doa tertentu untuk
setiap putaran, justeru mengkhususkan doa tertentu dalam setiap putaran
merupakan bid’ah. Karena perkara tersebut tidak ada riwayatnya dari Nabi
shallallahu alaihi wa sallam. Yang ada riwayatnya adalah bertakbir setiap
kali mengusap Hajar Aswad, dan membaca
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً
وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (سورة البقرة: 201)
“Ya
Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat.
Lindungilah kami dari azab neraka.”. QS: Al-BAqarah: 201
Antara rukun Yamani dan Hajar Aswad. Adapun sisa putaran lainnya, dia dapat
berzikir secara mutlak, atau membaca Al-Quran dan berdoa, tidak membaca doa
khusus pada setiap putaran tanpa yang lainnya.”
(Majmu
Fatawa Ibnu Utsaimin, 22/336, 337)
Lihat jawaban no.
