Persoalanku adalah bahwa aku orang awam yang tidak tahu baca tulis. Aku shalat pada waktunya, akan tetapi surat yang aku hafal hanya surat Al-Hamdu (Al-Fatihah) dan Qul huwallahu ahad (Al-Ikhlas). Aku ulang-ulang kedua surat ini dalam setiap shalat. Apakah ini diterima?

Alhamdulillah.

Ya, hal
tersebut diterima. Kami memohon kepada Allah semoga anda bertambah taufiq
dan keteguhan dalam kebenaran. Bacaan Al-fatihah saja sudah cukup, karena ia
adalah Ummul Qur’an, dan juga karena ia adalah rukun shalat. Ketika Allah
memudahkan anda menghafal, selain itu, surat Qul huwallahu ahad (Al-Ikhlas),
hal itu sangat agung sekali. Ia adalah suat Al-Ikhlas, menyamai sepertiga
Al-Qur’an. Ini juga nikmat yang agung dari Allah, maka hal itu cukup bagi
anda. Kalau anda ulang-ulang dalam shalat dan selainnya, itu merupakan
nikmat nan agung. Maka perbanyaklah membacanya di luar shalat, maka dari
setiap satu huruf anda akan mendapatkan satu kebaikan, dan dari setiap
kebaikan akan dilipat gandakan menjadi sepuluh kali lipat. Ini juga kebaikan
nan agung.

Jika
memudahkan bagi anda, ada orang yang membacakan (mengajarkan) kepada anda
sebagian surat-surat pendek, apakah dia saudara perempuan, tetangga, suami
atau sebagian mahram anda, maka   kebaikan nan agung. Seperti (surat) Qul
a’udzubirabbil falaq (Al-Falaq), Qul a’udzubirabbin nas (An-Nas), Tabbat
yadaa abi lahbiww watbb (Al-Lahab), Izaaja’a nashrullahi wal fath (An-Nasr),
Qul yaa ayyuhal kafirun (Al-Kafirun), Inna a’thoinakal kautsar (Al-Kautsar),
dan surat-surat pendek lainnya. Ini merupakan suatu kebaikan. 

Syekh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah.